Kesehatan

Minyak Goreng Terbaik Untuk Menggoreng

Memasak sudah menjadi kegiatan sehari-hari di hampir seluruh rumah tangga di dunia. Metode memasak pun beraneka macam, mulai dari membakar, merebus, menggoreng, dll. Salah satu metode yang paling populer adalah menggoreng. Dalam menggoreng pun terdapat dua metode lagi yaitu dengan cara tumis dan menggoreng dengan minyak yang banyak. Selama proses penggorengan, minyak goreng yang digunakan akan terserap masuk kedalam makanan, karena hal inilah, beberapa orang menganggap menggoreng makanan berdampak buruk bagi kesehatan.
Meski demikian, tetap saja kepopuleran mengolah makanan dengan menggoreng tidak mudah dihilangkan begitu saja, selain lebih simpel, hasil makanan yang enak juga menjadikan menggoreng menjadi metode yang masih digunakan ibu-ibu di dapur mereka. Sebenarnya, jika kita betul-betul ingin menjaga kesehatan kita dari bahan kurang sehat dari minyak goreng, ada beberapa alternatif yang bisa di pilih, salah satunya adalah dengan memilih dengan baik minyak goreng yang akan digunakan untuk menggoreng. Minyak goreng yang aman bagi kesehatan atau lebih dikenal dengan minyak goreng sehat lumayan banyak ditemukan di pasaran, namun minyak goreng tidak sehat lebih mainstream di pasaran. Maka dari itu penting bagi kita untuk bisa membedakan minyak goreng yang baik untuk kesehatan yang tidak.
berikut beberapa hal yang dapat membantu anda memilih minyak goreng sehat:
1. Kandungan minyak goreng sehat
Ada berbagai macam minyak goreng yang tersedia di pasaran, namun tidak semua baik untuk kesehatan anda. Dalam memilih, ciri minyak goreng sehat adalah minyak goreng dengan kandungan lemak tak jenuh yang tinggi. Lemak tak jenuh pada minyak malah akan memberikan dampak positif bagi kesehatan. Sebaliknya, hindari minyak goreng dengan kandungan lemak jenuh yang tinggi karena akan berdampak buruk bagi tubuh. Minyak dengan kandungan lemak tak jenuh yang tinggi biasanya terdapat pada minyak jagung, minyak zaitun, minyak kedelai, dan minyak bunga matahari. Sementara minyak
dengan kandungan lemak jenuh yang tinggi terdapat pada minyak sawit yang umum dijual.
2. Karakteristik minyak goreng sehat
Seperti disebutkan tadi, minyak goreng sehat adalah minyak goreng yang mengandung kadar lemak tak jenuh yang tinggi. Kandungan lemak pada minyak dapat tercermin dari karakteristik minyak goreng itu sendiri. Minyak goreng dengan kandungan lemak jenuh yang tinggi relatif lebih kental dibandingkan dengan minyak goreng sehat yang cenderung cari. Selain itu, minyak goreng sehat tidak akan membeku ketika dimasukkan kedalam kulkas sementara minyak goreng dengan lemak jenuh tinggi akan membeku
saat di masukkan ke kulkas.
3. Perhatikan komposisi minyak goreng
Sebelum memilih minyak goreng, ada baiknya mengecek terlebih dahulu komposisi minyak goreng tersebut. Sekali lagi, pilihlah minyak goreng yang rendah lemak dan kaya akan vitamin dan nutrisi.
Minyak goreng sehat biasanya mengandung omega 6 dan omega 3 yang merupakan jenis dari lemak tak jenuh yang baik bagi kesehatan. Sebaiknya hindari minyak goreng dengan bahan dasar sawit karena dinilai mengandung lemak jenuh yang tinggi.

Dengan memperhatikan hal ini saja, kita setidaknya sudah bisa membedakan minyak goreng mana yang baik dan yang tidak. Selain memilih minyak goreng yang sehat, cara penggunaan minyak goreng juga perlu diperhatikan. Sangat tidak disarankan menggunakan minyak goreng bekas berulang-ulang, umumnya setiap minyak goreng hanya bisa digunakan untuk 2 kali memasak saja, selebihnya minyak goreng sudah tidak layak digunakan lagi, apalagi warnanya telah berubah menjadi hitam. Selain itu, minyak goreng juga sebaiknya tidak dipanaskan di suhu yang tinggi guna menghindari terbentuknya radikal bebas yang dapat merusak makanan.