Resiko Makan Terlalu Cepat

Resiko Makan Terlalu Cepat

Makan adalah merupakan salah satu kebutuhan yang mendasar bagi semua mahluk hidup. Makanan merupakan bahan yang sangat dibutuhkan oleh setiap manusia guna untuk kelangsungan hidupnya.  Pada umumnya bahan makanan mengndung beberapa unsur atau senyawa seperti : air, karbohidrat, protein, lemak, vitamin, enzim, pigmen dan lain-lain. Setiap manusia membutuhkan makanan, tanpa makanan makhluk hidup akan sulit  dalam mengerjakan aktivitas sehari-hari. Namun jika makan itu berlebihan juga akan mengakibatkan terganggunya kinerja organ pencernaan karena harus terus bekerja tanpa ada istirahat dan yang pasti pencernaan akan mengerjakan yang seharusnya tidak dikerjakan seperti melembutkan makanan.

Bagi anda yang sudah terbiasa dengan  makan yang cepat pastinya merasa kesulitan karena kebiasaan itu sudah ada semenjak anda kecil. seorang profesor fisiologi metabolik di Universitas Nottingham Ian McDonald mengatakan bahwa “kebiasaan makan cepat itu di awali dari saat mereka masih anak-anak sehingga ketika mereka dewasa kebiasaan itu masih dilakukan”. Dari beberapa sumber mengatakan tentang adanya resiko makan terlalu cepat akan mengakibatkan beberapa gangguan kesehatan, berikut ini adalah beberapa resiko makan terlalu cepat antara lain :

  1. Makan terlalu cepat dapat meningkatkan risiko asam refluks, dalam studi dan penelitian di Universitas Kedokteran Carolina Selatan  menemukakan bahwa makan makanan 690 kalori dalam lima menit jika dibandingkan dengan 30 menit berisiko lebih memicu asam refluks hingga 50 persen. Itu dikarenakan saluran pencernaan kelebihan beban diakibatkan adanya gumpalan makanan yang lebih besar sehingga dapat memicu kelebihan asam lambung.
  2. Tidak Akan Pernah Menikmati Makanan Yang Di Makan. Rutinitas makan merupakan salah satu hal yang menyenangkan dan menyehatkan. Saat mengkonsumsi makanan dengan pelan tentu nikmat,  makanan akan terasa dan kandungan nutrisinya akan mudah terserap dan dialirkan keseluruh tubuh anda.
  3. Makan terlalu cepat dapat Beresiko terkena obesitas/kegemukan, dibutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk mengirimkan pesan kenyang ke otak. Jadi, sehingga jika makanan di makan dengan cepat, maka secara otomatis sinyal kenyang belum diterima organ otak. Di sisi lain, perut anda sudah terisi penuh dengan makanan.
  4. Kerja Organ Pencernaan jadi berat. Jika anda mengunyah makanan tidak lembut maka makanan akan di lembutkan lagi oleh sistem pencernaan jadi pencernaan anda akan bekerja dua kali dari yang biasanya .
  5. Mengganggu kesehatan anda. Tahukah anda jika berbagai macam makanan sehat dan tidak menyehatkan yang kita konsumsi setiap hari akan mempercepat masukkan makanan ke perut yang  berpotensi meracuni tubuh anda secara terus menerus.
Share